OTOCOID, Jakarta - Selain mendapat kehormatan sebagai negara pertamakali di dunia yang menampilkan Suzuki GSX-R 150 dan GSX-S 150 di pameran IMOS 2016, Indonesia juga dipercaya menjadi basis produksi untuk kedua motor tersebut. Artinya motor bergenre sport dan naked bike ini akan diekspor oleh PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) dari pabriknya di Tambun, Bekasi, ke berbagai negara di Asean.
Diproduksi di Indonesia, Suzuki GSX-R 150 dan GSX-S 150 akan dipasarkan di tanah air tahun depan dan negara lainnya. “Setelah kami jual di pasar domestik Indonesia, kami juga akan ekspor. Negaranya yang pasti Asean, sehingga Indonesia akan menjadi basis produksi untuk Asean. Ekspor perdana kemungkinan akan dilakukan semester kedua 2017,” ujar Yohan Yahya, Department Head of Marketing and Sales 2W PT. SIS.
Yohan menambahkan, untuk sementara jumlah unit yang akan diekspor belum ditentukan angkanya. Diproduksi secara lokal di Pabrik Suzuki, di Tambun, Bekasi, Jawa Barat, Suzuki GSX-R 150 dan GSX-S 150 menggunakan 90 persen komponen lokal. “Kuota ekspornya kalau dilihat untuk kapasitas 150 cc belum ada di negara-negara lain, jadi kemungkinan angkanya akan cukup besar. Untuk angka pastinya berapa, nanti,” imbuh Yohan.
Terdapat beberapa komponen yang belum bisa dilokalkan di Indonesia, seperti fitur key less ignition. Suzuki GSX-R 150 memiliki tampilan racing atau full fairing, yang mengusung mesin 150 cc DOHC fuel injection. Motor ini dilengkapi lampu depan LED, speedometer LCD, dan easy start system. Terdapat pula fitur keyless ignition.
Sementara Suzuki GSX-S 150 merupakan versi naked menggunakan mesin dan sasis yang sama dengan GSX-R 150, namun bergaya lebih sporty dan gagah. Jika berminat, kedua motor tersebut sudah dapat dipesan secara online. Nmuan untuk sementara, harga dan pengiriman unit akan diumumkan kemudian dan dikirim tahun depan.